Doraemon: Nobita and the New Castle of the Undersea Devil (2026)
Nonton Doraemon: Nobita and the New Castle of the Undersea Devil (2026) membawa Doraemon, Nobita, Shizuka, Gian, dan Suneo kembali ke petualangan bawah laut yang penuh misteri. Ketika rencana berkemah saat liburan musim panas berubah menjadi perjalanan ke dasar samudra, mereka menemukan kapal karam, bertemu pemuda misterius bernama El, dan akhirnya terseret ke konflik besar yang berkaitan dengan Federasi Mu serta sebuah benteng berbahaya bernama Devil’s Rock Castle.
nonton Doraemon: Nobita and the New Castle of the Undersea Devil (2026)
Doraemon: Nobita and the New Castle of the Undersea Devil merupakan film anime Jepang tahun 2026 yang memiliki judul resmi Jepang Eiga Doraemon: Shin Nobita no Kaitei Kiganjō. Film ini disutradarai Tetsuo Yajima, ditulis Isao Murayama berdasarkan karya Fujiko F. Fujio, dan diproduksi oleh Shin-Ei Animation.
Film dirilis di bioskop Jepang pada 27 Februari 2026 dengan durasi sekitar 102 menit. Proyek ini menjadi film panjang Doraemon ke-45 sekaligus versi baru dari Doraemon: Nobita and the Castle of the Undersea Devil yang pertama kali dirilis pada 1983.
Liburan Musim Panas Berubah Menjadi Petualangan Bawah Laut
Cerita dimulai ketika Nobita dan teman-temannya tidak sepakat menentukan tempat berkemah selama liburan musim panas. Doraemon kemudian menawarkan ide yang jauh lebih tidak biasa, yaitu berkemah di tengah laut dengan memanfaatkan gadget rahasianya.
Keputusan tersebut membawa mereka ke dunia bawah laut yang penuh makhluk aneh dan pemandangan yang belum pernah mereka lihat. Apa yang pada awalnya terasa seperti perjalanan santai perlahan berubah menjadi petualangan yang mempertaruhkan keselamatan mereka.
Underwater Buggy Menjadi Gadget Penting
Salah satu alat utama dalam perjalanan adalah Underwater Buggy atau Water Buggy, kendaraan yang memungkinkan kelompok Doraemon bergerak di dasar laut. Mereka juga menggunakan Tekio Light agar tubuh dapat beradaptasi dengan lingkungan ekstrem di bawah permukaan air.
Gadget-gadget tersebut menjadi bagian penting dari identitas petualangan Doraemon. Teknologi futuristik tidak hanya menjadi sumber humor, tetapi juga alat yang membuka akses ke dunia yang sama sekali tidak dapat dijangkau manusia biasa.
Kapal Karam Membawa Mereka kepada El
Perjalanan berubah ketika Nobita dan teman-temannya menemukan sebuah kapal karam. Penemuan tersebut kemudian mempertemukan mereka dengan El, seorang pemuda misterius yang ternyata berasal dari masyarakat bawah laut.
El menjadi penghubung antara kelompok Doraemon dengan dunia yang tersembunyi jauh di bawah samudra. Pertemuan tersebut juga membuka konflik yang jauh lebih besar daripada sekadar petualangan berkemah.
Federasi Mu Menjadi Dunia Baru dalam Cerita
El ternyata merupakan bagian dari Federasi Mu, sebuah peradaban bawah laut yang berkembang terpisah dari manusia di daratan. Masyarakat tersebut memiliki teknologi, aturan, dan pandangan hidup sendiri yang telah terbentuk selama bertahun-tahun.
Hubungan antara manusia daratan dan warga Mu tidak berjalan dengan mudah. Banyak penghuni bawah laut tidak mempercayai manusia karena melihat dunia permukaan sebagai sumber ancaman terhadap keberadaan mereka.
Konflik antara Manusia Daratan dan Penduduk Bawah Laut
Salah satu tema penting film adalah ketidakpercayaan antara dua masyarakat yang hidup di dunia berbeda. Penduduk Mu memiliki alasan sendiri untuk mencurigai manusia dari permukaan, sementara Nobita dan teman-temannya harus membuktikan bahwa mereka datang tanpa niat buruk.
Situasi tersebut membuat cerita tidak hanya berisi petualangan dan aksi. Persahabatan, prasangka, dan kemampuan memahami orang lain menjadi bagian besar dari konflik yang harus diselesaikan.
Devil’s Rock Castle Mulai Bergerak
Ancaman terbesar muncul ketika datang kabar bahwa Devil’s Rock Castle telah mulai bergerak. Benteng yang sangat ditakuti oleh masyarakat bawah laut tersebut memiliki hubungan langsung dengan bahaya yang dapat mengancam bukan hanya Federasi Mu, tetapi juga seluruh Bumi.
Dari titik ini, perjalanan Doraemon dan teman-temannya berubah menjadi misi penyelamatan. Mereka harus memahami rahasia benteng tersebut sekaligus menentukan apakah dua kelompok yang saling mencurigai mampu bekerja sama menghadapi musuh bersama.
Wasabi Mizuta Kembali sebagai Doraemon
Wasabi Mizuta kembali mengisi suara Doraemon, mempertahankan peran yang telah lama ia bawakan dalam era modern franchise. Doraemon tetap menjadi sumber teknologi, solusi, dan ketenangan ketika perjalanan mulai berubah menjadi situasi berbahaya.
Namun seperti biasa, gadget Doraemon tidak selalu langsung menyelesaikan masalah. Persahabatan dan keberanian kelompok tetap menjadi sesuatu yang menentukan hasil akhir perjalanan.
Megumi Ohara sebagai Nobita
Megumi Ohara kembali menjadi pengisi suara Nobita. Karakter tersebut tetap menjadi pusat emosional cerita karena rasa ingin tahu, empati, dan keberaniannya sering mendorong kelompok untuk membantu orang-orang yang mereka temui.
Dalam perjalanan bawah laut ini, Nobita harus menghadapi lingkungan baru sekaligus ketidakpercayaan penduduk Mu. Kemampuannya melihat orang lain sebagai teman menjadi bagian penting dari tema film.
Shizuka, Gian, dan Suneo Ikut Kembali
Yumi Kakazu kembali mengisi suara Shizuka, Subaru Kimura sebagai Gian, dan Tomokazu Seki sebagai Suneo. Ketiga karakter tersebut melengkapi dinamika kelompok yang menjadi salah satu fondasi terbesar setiap film Doraemon.
Perbedaan sifat mereka menciptakan respons yang berbeda terhadap dunia bawah laut. Ada yang lebih berani, berhati-hati, mudah panik, atau terlalu percaya diri, tetapi seluruh kelompok pada akhirnya harus bekerja bersama.
Shoya Chiba Mengisi Suara El
Shoya Chiba bergabung sebagai pengisi suara El, karakter baru yang menjadi penghubung utama dengan Federasi Mu. El memiliki posisi penting karena melalui dirinya Nobita dan teman-temannya mulai memahami kehidupan masyarakat bawah laut serta ancaman Devil’s Rock Castle.
Hubungan El dengan kelompok dari permukaan juga menjadi ujian terhadap prasangka yang dimiliki masyarakat Mu. Persahabatan baru tersebut membuat konflik film memiliki sisi emosional selain ancaman fisik.
Ryo Hirohashi sebagai Underwater Buggy
Ryo Hirohashi mengisi suara Underwater Buggy, kendaraan yang memiliki kepribadian sendiri dan menjadi bagian penting dari petualangan. Karakter ini bukan sekadar alat transportasi, melainkan bagian dari perjalanan emosional kelompok.
Kehadiran kendaraan yang dapat berbicara memberikan unsur humor sekaligus memperkuat ciri khas dunia Doraemon. Benda teknologi sering kali memiliki kepribadian dan hubungan sendiri dengan karakter manusia.
Tetsuo Yajima Menangani Penyutradaraan
Tetsuo Yajima menjadi sutradara film, sedangkan Isao Murayama menangani skenario. Yuki Togashi bertugas sebagai character designer dan Takayuki Hattori kembali menangani musik untuk membangun atmosfer petualangan bawah laut.
Kombinasi tim tersebut membawa cerita klasik ke dalam gaya animasi modern tanpa menghilangkan fondasi petualangan yang membuat versi 1983 dikenang oleh banyak penggemar.
Versi Baru dari Film Doraemon Tahun 1983
Film 2026 merupakan remake dari Doraemon: Nobita and the Castle of the Undersea Devil tahun 1983. Versi baru mempertahankan konsep dasar perjalanan menuju peradaban bawah laut, tetapi menggunakan animasi modern dan jajaran pengisi suara dari era Doraemon saat ini.
Hal tersebut membuat film dapat dinikmati dua kelompok penonton sekaligus. Penggemar lama dapat melihat kembali cerita klasik dengan interpretasi baru, sementara generasi muda dapat mengenalnya tanpa harus menonton versi lama terlebih dahulu.
Film Doraemon Pertama dengan Penayangan 4D
Perilisan Jepang juga memiliki catatan menarik karena film ini menjadi film Doraemon pertama yang mendapatkan format penayangan 4D. Airi Taira serta duo komedi Alco & Peace turut menjadi ambassador promosi dan mengisi suara sebagai tentara Federasi Mu.
Format 4D sangat cocok dengan cerita bawah laut karena memungkinkan pengalaman sinema memanfaatkan gerakan kursi dan efek lingkungan untuk memperkuat adegan perjalanan, kejar-kejaran, serta pertempuran.
Persahabatan Menjadi Tema Utama Petualangan
Situs resmi film menempatkan kepercayaan terhadap teman sebagai salah satu gagasan utama cerita. Doraemon, Nobita, dan kelompoknya harus tetap percaya satu sama lain ketika mereka memasuki dunia yang belum dikenal dan berhadapan dengan masyarakat yang awalnya tidak menerima mereka.
Pesan tersebut juga diterapkan pada hubungan dengan El dan Federasi Mu. Untuk menghadapi ancaman yang lebih besar, kedua kelompok harus melewati prasangka dan belajar melihat kemungkinan bekerja sama.
Film untuk Penggemar Anime Petualangan Keluarga
Doraemon: Nobita and the New Castle of the Undersea Devil cocok bagi penonton yang menyukai anime keluarga, science fantasy, petualangan bawah laut, persahabatan, dan dunia tersembunyi. Durasi sekitar 102 menit memberi ruang untuk membangun Federasi Mu sekaligus menghadirkan aksi dan humor khas Doraemon.
Bagi penonton yang ingin mengetahui rahasia Federasi Mu, siapa sebenarnya El, mengapa Devil’s Rock Castle kembali bergerak, serta bagaimana Doraemon dan Nobita berusaha menyelamatkan Bumi, film ini menawarkan versi modern dari salah satu petualangan klasik franchise. Untuk mengikuti kisahnya secara lengkap, kunjungi halaman nonton Doraemon: Nobita and the New Castle of the Undersea Devil (2026).
