Rekomendasi Film Action Comedy seperti Deadpool yang Seru Ditonton
Deadpool menarik karena tidak memperlakukan cerita superhero dengan nada terlalu serius. Wade Wilson tetap melontarkan lelucon ketika sedang bertarung, sering bertindak di luar kebiasaan seorang pahlawan, dan membawa kekerasan ke arah yang sengaja dibuat berlebihan. Kombinasi tersebut membuat filmnya terasa berbeda dari action superhero yang lebih konvensional.
Karena itu, rekomendasi film action comedy seperti Deadpool tidak harus selalu berisi superhero. Film dengan pembunuh bayaran, mata-mata, polisi, stuntman, atau karakter kriminal juga bisa memberikan pengalaman serupa selama aksi dan komedinya berjalan bersama. Beberapa judul berikut menggunakan humor gelap, karakter eksentrik, dialog santai, dan situasi berbahaya yang justru berkembang menjadi kekacauan.
10 Film Action Comedy seperti Deadpool yang Layak Ditonton
1. Kingsman: The Secret Service (2014)
Kingsman: The Secret Service mengikuti Eggsy, pemuda yang hidupnya tidak memiliki arah jelas sampai Harry Hart membawanya masuk ke proses seleksi organisasi mata-mata Kingsman. Dunia yang ia temui berbeda jauh dari gambaran agen rahasia formal. Para anggotanya berpakaian rapi dan menggunakan teknologi canggih, tetapi pertarungannya dapat berubah sangat brutal dalam hitungan detik.
Ketika Richmond Valentine menjalankan rencana untuk mengendalikan populasi dunia, Eggsy harus membuktikan bahwa dirinya mampu bertahan di luar ruang latihan. Film ini cocok untuk penonton Deadpool yang menyukai aksi berlebihan, humor dewasa, serta adegan perkelahian yang tidak mencoba terlihat terlalu realistis. Rating IMDb di kisaran 7,7 menjadi tambahan bahwa gaya action comedy-nya diterima cukup baik oleh penonton.
2. The Suicide Squad (2021)
The Suicide Squad mempertemukan Bloodsport, Harley Quinn, Peacemaker, King Shark, Ratcatcher 2, dan sejumlah kriminal lain dalam sebuah misi pemerintah di Corto Maltese. Mereka tidak direkrut karena dianggap sebagai orang baik. Justru status mereka sebagai tahanan membuat pemerintah dapat mengirim mereka ke operasi yang kemungkinan besar tidak akan mereka selesaikan dengan selamat.
Karakter-karakternya menjadi alasan film ini dekat dengan Deadpool. Tidak ada anggota kelompok yang benar-benar mengikuti pola superhero ideal, dan beberapa keputusan mereka justru membuat keadaan semakin kacau. Kekerasannya eksplisit, humornya gelap, sementara hubungan di antara anggota tim perlahan memberikan cerita yang lebih personal.
3. Kung Fu Hustle (2005)
Kung Fu Hustle (2005) mengikuti Sing, pria yang ingin menjadi anggota Axe Gang meskipun kemampuan kriminalnya jauh dari meyakinkan. Usahanya menakut-nakuti penghuni Pig Sty Alley justru membuka fakta bahwa beberapa orang yang terlihat biasa di tempat tersebut sebenarnya merupakan ahli kung fu dengan kemampuan luar biasa.
Dari titik itu, konflik berkembang menjadi pertarungan antara gangster dan para petarung yang selama ini menyembunyikan identitas mereka. Namun Kung Fu Hustle tidak memperlakukan aksi bela diri dengan nada serius sepanjang waktu. Pertarungan dapat berubah menjadi slapstick, karakter dapat melakukan sesuatu yang secara logika mustahil, dan adegan brutal sering disampaikan melalui humor visual.
Energi inilah yang membuatnya relevan untuk penonton Deadpool. Keduanya sama-sama memahami bahwa adegan aksi dapat dibuat menarik tanpa harus kehilangan rasa humor. Rating IMDb sekitar 7,7 serta penerimaan positif di Rotten Tomatoes menjadi pelengkap dari reputasinya sebagai action comedy yang tetap banyak dibicarakan.
4. Bullet Train (2022)
Ladybug dalam Bullet Train sebenarnya ingin menyelesaikan misi sesederhana mungkin. Ia hanya perlu mengambil sebuah koper di kereta cepat Jepang dan segera turun. Namun kereta yang sama ternyata dipenuhi pembunuh profesional dengan tujuan berbeda-beda, termasuk Lemon dan Tangerine yang sedang menjalankan misi mereka sendiri.
Setiap karakter membawa masalah, rahasia, dan alasan berada di kereta tersebut. Perlahan diketahui bahwa berbagai kejadian dalam perjalanan mereka saling berhubungan. Pertarungan di ruang sempit, kesalahan komunikasi, nasib buruk Ladybug, dan dialog di tengah situasi mematikan membuat film ini terasa santai meskipun korban terus bertambah.
David Leitch, yang pernah menyutradarai Deadpool 2, membawa pendekatan yang cukup familiar: aksi dibuat cepat dan stylish, tetapi karakter tetap diberi ruang untuk membuat situasi semakin absurd.
5. Kick-Ass (2010)
Kick-Ass dimulai dari pertanyaan sederhana: bagaimana jika penggemar komik biasa benar-benar mencoba menjadi superhero? Dave Lizewski memutuskan memakai kostum dan turun ke jalan meskipun tidak memiliki kemampuan khusus. Kenyataannya segera berbeda dari bayangannya ketika ia mengetahui bahwa kriminal di dunia nyata tidak mengikuti aturan cerita komik.
Pertemuan Dave dengan Hit-Girl dan Big Daddy membawa konflik ke tingkat yang jauh lebih berbahaya. Hit-Girl masih sangat muda, tetapi kemampuan bertarungnya melampaui hampir semua orang dewasa di film. Kontras antara penampilan karakter, kekerasan yang mereka lakukan, dan satire superhero menjadi bagian penting dari komedinya. Bagi penonton yang menyukai sisi Deadpool yang mengejek aturan genre superhero, Kick-Ass termasuk pilihan yang paling mudah terasa familiar.
6. Nobody 2 (2025)
Nobody 2 (2025) kembali mengikuti Hutch Mansell, pria dengan masa lalu berbahaya yang mencoba memperbaiki hubungan dengan keluarganya. Ia membawa mereka berlibur dengan harapan dapat menikmati waktu bersama tanpa pekerjaan, kekerasan, ataupun masalah lama.
Tentu saja rencana tersebut tidak bertahan lama. Konflik dengan orang-orang lokal membawa Hutch berhadapan dengan operator taman hiburan yang korup, aparat yang bermasalah, dan jaringan kriminal yang membuat perjalanan keluarga berubah menjadi pertarungan untuk bertahan hidup.
Yang membuat film ini sesuai dengan tema bukan hanya jumlah adegan berkelahinya. Hutch sering berada dalam situasi brutal yang justru dibenturkan dengan persoalan keluarga dan humor yang lebih kering. Nada seperti ini cukup dekat dengan sisi action comedy Deadpool, meskipun karakter Hutch jauh lebih pendiam daripada Wade Wilson. Respons penonton juga tergolong positif, sehingga film ini layak menjadi tambahan yang lebih baru dalam daftar.
7. The Nice Guys (2016)
The Nice Guys tidak mengandalkan superhero atau efek besar. Ceritanya justru bergantung pada Holland March dan Jackson Healy, dua pria dengan kemampuan berbeda yang terpaksa bekerja sama ketika menyelidiki hilangnya seorang perempuan di Los Angeles tahun 1970-an.
March bekerja sebagai detektif swasta tetapi sering ceroboh, sedangkan Healy terbiasa menyelesaikan masalah dengan kekuatan fisik. Kombinasi tersebut menciptakan banyak situasi lucu tanpa harus menghentikan investigasi utama. Semakin jauh mereka mengikuti petunjuk, kasus sederhana itu mulai berkaitan dengan kematian dan kepentingan yang lebih besar.
Film ini lebih mengandalkan chemistry karakter serta dialog dibandingkan aksi nonstop. Karena itu, kemiripannya dengan Deadpool bukan pada superhero atau gore, melainkan pada kemampuan karakter bercanda dan membuat kekacauan ketika berada di tengah situasi serius.
8. 21 Jump Street (2012)
Schmidt dan Jenko pernah berada di posisi sosial yang berbeda saat sekolah. Beberapa tahun kemudian mereka menjadi partner polisi dan mendapat tugas menyamar sebagai siswa SMA untuk mencari sumber narkoba baru. Mereka mengira pengalaman masa lalu akan membuat penyamaran berjalan mudah, tetapi budaya sekolah sudah berubah dan posisi sosial mereka justru berbalik.
21 Jump Street menggunakan penyelidikan sebagai kerangka untuk komedi tentang persahabatan, ego, dan kegagalan menjaga identitas. Aksinya memang tidak sebesar Deadpool, tetapi ledakan, pengejaran, baku tembak, dan kekacauan tetap menjadi bagian penting dari cerita. Humor muncul secara alami karena kedua tokoh sering membuat masalah sendiri sebelum sempat menyelesaikan kasus.
9. The Fall Guy (2024)
Colt Seavers adalah stuntman yang mundur dari dunia film setelah mengalami kecelakaan serius. Ia kembali bekerja ketika mendapat kesempatan bergabung dengan produksi yang disutradarai Jody Moreno, mantan kekasihnya. Harapan untuk memperbaiki hubungan mereka segera terganggu ketika bintang utama film menghilang.
Pencarian tersebut membawa Colt keluar dari lingkungan syuting menuju kasus yang melibatkan orang-orang berbahaya. Pengalamannya sebagai stuntman membuat berbagai kemampuan yang biasanya digunakan untuk menciptakan adegan film justru berguna dalam situasi nyata.
The Fall Guy lebih romantis dibandingkan sebagian besar film dalam daftar ini. Namun aksi praktis, humor di balik industri film, dan karakter utama yang sering menerima pukulan baik secara fisik maupun emosional membuatnya tetap cocok untuk penonton yang mencari action comedy dengan nada lebih ringan.
10. Boy Kills World (2024)
Boy Kills World mengikuti Boy, seorang pria tunarungu yang keluarganya menjadi korban pemerintahan keluarga Van Der Koy. Setelah bertahun-tahun berlatih, ia kembali dengan tujuan membalas dendam.
Premisnya terdengar seperti film revenge yang serius, tetapi cara film menyampaikan cerita justru penuh kekacauan. Boy mempunyai suara batin yang sangat aktif, pertarungannya dibuat berlebihan, dan karakter di sekelilingnya sering berperilaku aneh bahkan ketika situasi sedang mematikan.
Kekerasannya lebih eksplisit dibandingkan banyak judul lain dalam daftar ini sehingga nuansanya cukup dekat dengan sisi brutal Deadpool. Respons kritikus dan penonton memang tidak sepenuhnya sama, tetapi bagi penonton yang mencari aksi berdarah dengan humor absurd, pendekatan tersebut justru menjadi alasan film ini menarik untuk dicoba.
FAQ tentang Rekomendasi Film Action Comedy seperti Deadpool
Film mana yang paling dekat dengan humor dan kekerasan Deadpool?
The Suicide Squad, Kick-Ass, dan Boy Kills World menjadi pilihan yang paling dekat jika yang dicari adalah kekerasan eksplisit, karakter tidak konvensional, dan humor dewasa. Nobody 2 juga relevan, tetapi humornya lebih kering dan karakter utamanya jauh lebih pendiam.
Apa pilihan yang cocok jika menyukai aksi berlebihan seperti Deadpool?
Kung Fu Hustle, Kingsman: The Secret Service, dan Bullet Train sama-sama menggunakan aksi yang sengaja dibuat tidak realistis. Kung Fu Hustle menekankan slapstick dan bela diri, Kingsman menggunakan gaya film mata-mata, sedangkan Bullet Train mempertemukan banyak pembunuh profesional dalam ruang yang sama.
Film mana yang menggabungkan action comedy dengan karakter kriminal?
The Suicide Squad, Bullet Train, dan Nobody 2 semuanya memiliki karakter yang dekat dengan dunia kriminal. Namun pendekatannya berbeda: satu berbentuk kelompok antihero, satu tentang para pembunuh bayaran, sementara satu lagi mengikuti mantan pembunuh yang mencoba menjalani kehidupan keluarga.
Apa film dalam daftar yang menggunakan satire superhero?
Kick-Ass merupakan contoh yang paling jelas karena mempertanyakan bagaimana jadinya jika orang biasa benar-benar mencoba menjadi superhero tanpa kekuatan. The Suicide Squad juga bermain dengan konsep tersebut melalui para penjahat yang dipaksa menjalankan tugas seperti pahlawan.
Apa film action comedy yang lebih ringan dibandingkan Deadpool?
The Fall Guy, 21 Jump Street, dan The Nice Guys mempunyai kadar kekerasan yang lebih ringan dibandingkan Deadpool atau Boy Kills World. Ketiganya lebih banyak mengandalkan hubungan antarkarakter, situasi lucu, dan dialog untuk membangun komedi.
Film mana yang cocok untuk penggemar martial arts comedy?
Kung Fu Hustle menjadi pilihan paling jelas dalam daftar ini. Ceritanya menggunakan kung fu sebagai bagian utama aksi, tetapi pertarungannya terus dipadukan dengan slapstick, karakter eksentrik, dan situasi yang sengaja dibuat absurd.
Apa film seperti Deadpool yang tidak menggunakan superhero?
Bullet Train, Nobody 2, The Nice Guys, 21 Jump Street, dan The Fall Guy menunjukkan bahwa perpaduan aksi dan komedi tidak harus bergantung pada dunia superhero. Masing-masing menggunakan kriminal, polisi, investigasi, atau industri film sebagai pusat konfliknya.
Untuk menemukan lebih banyak rekomendasi film action comedy seperti Deadpool serta berbagai pilihan aksi, komedi, superhero, dan genre lainnya, kunjungi M88Film dan jelajahi berbagai koleksi film untuk menemukan tontonan berikutnya.
