How to Train Your Dragon (2025)
How to Train Your Dragon (2025) mengikuti Hiccup, seorang remaja Viking yang tumbuh di Pulau Berk, tempat manusia dan naga telah bermusuhan selama beberapa generasi. Sebagai putra kepala suku, Hiccup diharapkan menjadi pemburu naga yang tangguh. Namun kehidupannya berubah setelah bertemu Toothless, seekor naga langka yang membuatnya mempertanyakan kepercayaan masyarakat tentang makhluk tersebut.
nonton How to Train Your Dragon (2025)
How to Train Your Dragon merupakan film petualangan fantasi live-action yang ditulis dan disutradarai Dean DeBlois, berdasarkan film animasi DreamWorks tahun 2010 yang terinspirasi dari buku karya Cressida Cowell. Mason Thames memerankan Hiccup, Nico Parker sebagai Astrid Hofferson, Gerard Butler sebagai Stoick the Vast, dan Nick Frost sebagai Gobber the Belch. Film berdurasi sekitar 125 menit ini dirilis di bioskop pada 13 Juni 2025.
Sinopsis How to Train Your Dragon (2025)
Hiccup Horrendous Haddock III tinggal bersama ayahnya, Stoick the Vast, pemimpin bangsa Viking di Pulau Berk. Desa mereka sering diserang naga yang mencuri ternak dan merusak bangunan. Berbeda dari para prajurit lain, Hiccup bertubuh kecil dan tidak terlalu mahir bertarung. Ia lebih tertarik menciptakan berbagai peralatan mekanis untuk membuktikan bahwa dirinya mampu membantu mempertahankan desa.
Ketika serangan naga kembali terjadi, Hiccup berhasil menembak seekor Night Fury, jenis naga langka yang sangat ditakuti masyarakat Berk. Ia kemudian mencari naga tersebut di hutan dengan tujuan membuktikan keberhasilannya. Namun setelah menemukannya dalam keadaan terluka, Hiccup justru tidak tega membunuhnya. Keputusan tersebut menjadi awal hubungan tidak biasa antara seorang Viking dan makhluk yang selama ini dianggap musuh.
Sementara Stoick memimpin ekspedisi untuk menemukan sarang naga, Hiccup mengikuti pelatihan bertarung bersama para remaja desa. Pengalamannya berinteraksi dengan Night Fury membuat ia mulai memahami perilaku naga dengan cara berbeda. Kemampuannya menghadapi naga tanpa kekerasan menarik perhatian teman-temannya, terutama Astrid, yang mulai curiga terhadap perubahan sikap Hiccup. Di tengah situasi tersebut, ancaman dari dunia naga semakin besar dan berpotensi membahayakan seluruh penduduk Berk.
Hiccup dan Hubungannya dengan Stoick
Stoick merupakan kepala suku yang dihormati karena keberanian dan pengalamannya menghadapi naga. Ia berharap Hiccup tumbuh menjadi penerus yang kuat dan mampu memimpin bangsa Viking. Namun sifat putranya yang lebih suka menciptakan alat daripada menggunakan senjata membuat hubungan mereka sering dipenuhi kesalahpahaman.
Hiccup sebenarnya ingin mendapatkan pengakuan ayahnya, tetapi ia tidak memiliki pandangan yang sama mengenai keberanian. Bagi Stoick, menghadapi naga berarti menunjukkan kekuatan dalam pertempuran. Sebaliknya, Hiccup mulai memahami bahwa keberanian juga dapat muncul melalui keputusan untuk tidak menyakiti makhluk lain.
Gobber, pandai besi sekaligus sahabat Stoick, menjadi sosok yang memahami kesulitan keduanya. Ia membantu melatih Hiccup dan berusaha menjembatani perbedaan pandangan antara ayah dan anak tersebut.
Toothless dan Persahabatannya dengan Hiccup
Toothless merupakan naga Night Fury berwarna hitam yang memiliki kemampuan terbang sangat cepat dan menyemburkan ledakan energi. Meski dikenal berbahaya, perilakunya ternyata tidak sepenuhnya sesuai dengan cerita yang dipercaya masyarakat Viking.
Setelah kehilangan sebagian sirip ekornya akibat serangan Hiccup, Toothless kesulitan terbang. Hiccup kemudian membuat sirip pengganti dan perlengkapan khusus agar naga tersebut dapat kembali mengendalikan penerbangannya.
Hubungan mereka berkembang melalui pendekatan yang hati-hati. Hiccup menggunakan makanan, gerakan tubuh, dan pengamatan untuk memahami Toothless. Sebaliknya, naga tersebut perlahan mulai mempercayai manusia yang sebelumnya melukainya. Persahabatan ini membuat Hiccup melihat bahwa naga memiliki sifat dan kebutuhan yang tidak jauh berbeda dari makhluk hidup lainnya.
Astrid dan Pelatihan Para Viking
Astrid Hofferson merupakan salah satu peserta pelatihan naga yang paling berbakat. Ia memiliki kemampuan bertarung, disiplin tinggi, dan keinginan kuat untuk menjadi prajurit yang dihormati masyarakat Berk.
Bersama Astrid, Hiccup mengikuti latihan di bawah bimbingan Gobber. Peserta lainnya meliputi Snotlout Jorgenson, Fishlegs Ingerman, serta saudara kembar Ruffnut dan Tuffnut Thorston. Mereka mempelajari cara menghadapi berbagai jenis naga, termasuk Deadly Nadder, Gronckle, dan Monstrous Nightmare.
Astrid awalnya menganggap Hiccup tidak cocok menjadi prajurit. Namun ketika Hiccup menunjukkan kemampuan menghadapi naga tanpa menggunakan kekerasan, ia mulai mempertanyakan cara yang digunakan pemuda tersebut. Perbedaan pendekatan keduanya menjadi bagian penting dari hubungan mereka, terutama ketika Hiccup harus memilih antara menjaga rahasianya dan menyampaikan kebenaran kepada masyarakat Berk.
FAQ How to Train Your Dragon (2025)
Apa cerita How to Train Your Dragon (2025)?
Film mengikuti Hiccup, remaja Viking yang menjalin persahabatan dengan naga Night Fury bernama Toothless meskipun masyarakatnya menganggap naga sebagai musuh.
Siapa pemeran Hiccup?
Mason Thames memerankan Hiccup Horrendous Haddock III.
Siapa Toothless dalam film?
Toothless adalah naga langka berjenis Night Fury yang menjalin persahabatan dengan Hiccup.
Siapa pemeran Astrid dan Stoick?
Nico Parker memerankan Astrid Hofferson, sedangkan Gerard Butler memerankan Stoick the Vast.
Apakah film tahun 2025 merupakan remake?
Ya. Film ini merupakan adaptasi live-action dari film animasi DreamWorks tahun 2010.
Siapa sutradara How to Train Your Dragon (2025)?
Film ini ditulis dan disutradarai Dean DeBlois, yang sebelumnya menggarap trilogi animasinya.
Di mana latar cerita berlangsung?
Cerita berlangsung di Pulau Berk, sebuah permukiman bangsa Viking yang sering menghadapi serangan naga.
Melalui hubungan Hiccup dengan Stoick, persahabatannya bersama Toothless, dan pelatihan para Viking, nonton How to Train Your Dragon (2025) menghadirkan petualangan tentang seorang remaja yang mencoba mengubah pandangan masyarakatnya terhadap naga melalui pemahaman dan keberanian.
