The Ugly Stepsister (2025)
The Ugly Stepsister (2025) mengikuti Elvira, seorang gadis yang bermimpi menikahi Pangeran Julian meskipun selalu dibandingkan dengan saudari tirinya yang cantik, Agnes. Ketika keluarganya menghadapi kesulitan keuangan, sang ibu memaksa Elvira menjalani berbagai prosedur kecantikan agar dapat menarik perhatian pangeran. Keinginannya memperoleh cinta dan pengakuan perlahan membawa Elvira menghadapi pengalaman yang menyakitkan.
nonton The Ugly Stepsister (2025)
The Ugly Stepsister merupakan film horor komedi dengan unsur body horror yang ditulis dan disutradarai Emilie Blichfeldt. Lea Myren memerankan Elvira, Thea Sofie Loch Næss sebagai Agnes, Ane Dahl Torp sebagai Rebekka, Flo Fagerli sebagai Alma, dan Isac Calmroth sebagai Pangeran Julian. Film berdurasi sekitar 109 menit ini merupakan produksi bersama Norwegia, Polandia, Swedia, dan Denmark yang mengangkat kembali kisah Cinderella melalui kehidupan saudari tirinya.
Sinopsis The Ugly Stepsister (2025)
Elvira tinggal bersama ibunya, Rebekka, dan adiknya, Alma. Kehidupan mereka berubah ketika Rebekka menikahi Otto, seorang duda yang memiliki putri cantik bernama Agnes. Namun Otto meninggal secara mendadak, dan keluarga tersebut mengetahui bahwa kekayaan yang mereka harapkan ternyata tidak tersedia. Keadaan keuangan yang memburuk membuat Rebekka harus mencari cara mempertahankan kedudukan sosial mereka.
Kesempatan muncul ketika kerajaan mengumumkan pesta dansa untuk memilih calon istri Pangeran Julian. Elvira sangat mengagumi sang pangeran dan selama ini membayangkan kehidupan romantis bersamanya. Rebekka kemudian melihat pernikahan tersebut sebagai jalan keluar dari kemiskinan, tetapi kecantikan Agnes dianggap sebagai hambatan terbesar bagi putrinya.
Rebekka mulai mempersiapkan Elvira melalui pelajaran tata krama, latihan menari, dan perubahan penampilan yang semakin ekstrem. Sementara itu, Agnes menghadapi perlakuan buruk dari keluarga tirinya. Persaingan kedua gadis tersebut meningkat menjelang pesta dansa, ketika penampilan fisik dianggap lebih penting daripada kemampuan maupun perasaan mereka.
Rebekka dan Ambisi Menyelamatkan Keuangan Keluarga
Rebekka merupakan ibu yang sangat memperhatikan kedudukan sosial dan kekayaan. Pernikahannya dengan Otto semula diharapkan membawa kehidupan lebih baik, tetapi kematian sang suami justru menempatkan keluarga dalam masalah keuangan.
Alih-alih mencari pekerjaan atau menjual harta yang tersisa, Rebekka memusatkan seluruh harapan pada pernikahan Elvira dengan Pangeran Julian. Ia menggunakan uang keluarga untuk membiayai perawatan kecantikan putrinya, bahkan ketika kebutuhan penting lainnya belum terpenuhi.
Tekanan Rebekka membuat Elvira percaya bahwa mengubah penampilan merupakan satu-satunya kesempatan memperoleh kebahagiaan dan penerimaan.
Agnes dan Persaingan dengan Elvira
Agnes merupakan putri Otto yang memiliki kecantikan alami dan mudah menarik perhatian orang-orang di sekitarnya. Kehadirannya membuat Elvira semakin tidak percaya diri, terutama ketika mereka mengikuti pendidikan bersama di sekolah tata krama.
Setelah kehilangan ayahnya, Agnes juga harus menghadapi perubahan kedudukan dalam rumah. Hubungannya dengan Rebekka memburuk, sementara kedekatannya dengan seorang pemuda pekerja kandang bernama Isak menimbulkan persoalan baru.
Berbeda dari dongeng Cinderella yang umumnya menampilkan saudari tiri sebagai tokoh antagonis, film ini memperlihatkan bahwa Elvira dan Agnes sama-sama menghadapi tuntutan serta perlakuan tidak adil, meskipun pengalaman mereka berbeda.
Prosedur Kecantikan dan Sekolah Dansa Elvira
Untuk memperbaiki penampilannya, Elvira menjalani perawatan dari seorang dokter yang menggunakan metode kecantikan primitif. Perubahan bentuk hidung, perawatan gigi, dan pemasangan bulu mata menjadi bagian dari persiapannya menghadiri pesta kerajaan.
Elvira juga mengikuti pelajaran menari di bawah pengawasan Sophie von Kronenberg. Meskipun memiliki kemampuan menari, penampilannya dianggap tidak memenuhi standar kecantikan sehingga ia sering ditempatkan di belakang murid-murid lain.
Tekanan tersebut membuat Elvira semakin terobsesi mengubah tubuhnya, termasuk mencoba metode penurunan berat badan yang berbahaya. Perawatan yang semula dianggap sebagai jalan menuju impian justru mulai mengganggu kondisi fisiknya.
Alma dan Kehidupan di Tengah Tekanan Keluarga
Alma merupakan adik kandung Elvira yang menyaksikan perubahan perilaku ibunya terhadap sang kakak. Ia melihat bagaimana Rebekka memaksakan berbagai perawatan menyakitkan demi meningkatkan peluang Elvira menikahi pangeran.
Berbeda dari Elvira yang sangat ingin memperoleh perhatian kerajaan, Alma lebih sering mempertanyakan keputusan keluarganya. Kehadirannya memperlihatkan bagaimana tuntutan kecantikan juga menimbulkan ketakutan bagi perempuan muda yang belum mengalami tekanan serupa.
FAQ The Ugly Stepsister (2025)
Apa cerita The Ugly Stepsister (2025)?
Film mengikuti Elvira yang menjalani berbagai prosedur kecantikan demi memenangkan hati pangeran dan bersaing dengan saudari tirinya, Agnes.
Siapa pemeran Elvira dan Agnes?
Elvira diperankan Lea Myren, sedangkan Agnes diperankan Thea Sofie Loch Næss.
Apakah The Ugly Stepsister merupakan adaptasi Cinderella?
Ya. Film ini menafsirkan kembali dongeng Cinderella dengan menjadikan salah satu saudari tiri sebagai tokoh utama.
Mengapa Rebekka ingin Elvira menikahi pangeran?
Rebekka berharap pernikahan dengan Pangeran Julian dapat menyelamatkan kondisi keuangan dan kedudukan sosial keluarganya.
Apakah The Ugly Stepsister cocok untuk anak-anak?
Tidak. Film ini mengandung body horror, kekerasan, dan adegan perawatan tubuh yang mengganggu. Di Indonesia, LSF menggolongkannya untuk usia 21 tahun ke atas.
Siapa sutradara The Ugly Stepsister?
Film ini ditulis dan disutradarai Emilie Blichfeldt sebagai debut penyutradaraan film panjangnya.
Melalui perjuangan Elvira menghadapi tuntutan ibunya, persaingannya dengan Agnes, serta berbagai prosedur kecantikan ekstrem, nonton The Ugly Stepsister (2025) menghadirkan versi gelap dongeng Cinderella yang berpusat pada kehidupan saudari tiri yang selama ini jarang mendapat perhatian.
